Breaking News
Trending Tags

Dony Ahmad Munir Respons Aspirasi Buruh, Pemkab Sumedang Siapkan Tim Pengawas Ketenagakerjaan

  • account_circle Bobby Suryo
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026 14:02 WIB
  • visibility 1.143
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Ratusan pekerja yang tergabung dalam Persatuan Perjuangan Pekerja Seluruh Indonesia (PEPPSI) Kabupaten Sumedang menggelar aksi memperingati Hari Buruh Internasional di kawasan Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Jumat (1/5/2026). Dalam aksi tersebut, para buruh menyuarakan sejumlah aspirasi terkait perlindungan tenaga kerja dan peningkatan kesejahteraan pekerja di Kabupaten Sumedang.

Salah satu tuntutan utama yang disampaikan massa aksi ialah dorongan agar pemerintah daerah segera membentuk tim khusus yang fokus menangani persoalan ketenagakerjaan. Para buruh menilai keberadaan tim tersebut penting untuk memastikan hak-hak pekerja terlindungi serta mencegah terjadinya pelanggaran di lingkungan perusahaan.

“Kami berharap aspirasi yang kami sampaikan tidak hanya menjadi catatan semata, tetapi benar-benar diwujudkan melalui langkah konkret pemerintah daerah,” ujar salah satu perwakilan massa aksi dalam orasinya.

Menanggapi tuntutan tersebut, Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk menindaklanjuti aspirasi para buruh. Ia menyebutkan bahwa pembentukan tim pengawasan ketenagakerjaan menjadi salah satu langkah yang akan segera diproses oleh Pemkab Sumedang.

Menurutnya, tim tersebut nantinya akan berfungsi untuk memantau pelaksanaan aturan ketenagakerjaan di berbagai perusahaan serta memastikan tidak ada praktik yang merugikan pekerja.

“Ada beberapa hal yang bisa segera kami tindak lanjuti, salah satunya pembentukan tim pengawasan ketenagakerjaan agar pengawasan terhadap perusahaan bisa berjalan lebih maksimal,” ujar Dony saat menemui peserta aksi.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, pekerja, dan perusahaan sangat diperlukan untuk menciptakan hubungan industrial yang sehat dan berkeadilan. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen buruh untuk terus membangun komunikasi dan kerja sama dalam memperjuangkan hak-hak pekerja secara konstruktif.

“Kalau semua pihak bisa saling mendukung, saling mengingatkan, dan menjaga kebersamaan, maka upaya meningkatkan kesejahteraan buruh akan lebih mudah tercapai,” katanya.

Momentum peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini dinilai menjadi pengingat penting bahwa perlindungan terhadap pekerja harus terus diperkuat. Pemerintah daerah diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang berpihak pada buruh sekaligus menciptakan iklim ketenagakerjaan yang kondusif di Kabupaten Sumedang.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Bobby Suryo
expand_less