Tegas! Purbaya Siap Copot Dirjen Bea Cukai Jika Terbukti Terima Suap Rp2,9 M
- account_circle MFC Team
- calendar_month Jumat, 22 Mei 2026 14:50 WIB
- visibility 224
- comment 0 komentar
- print Cetak

Purbaya Siap Copot Dirjen Bea Cukai
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Komitmen pemerintah dalam membersihkan birokrasi dari praktik lancung kembali diuji. Isu miring yang menerpa Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) kini memicu respons langsung dari bendahara negara. Menanggapi kabar miring tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Purbaya siap copot Dirjen Bea Cukai jika terbukti terima suap Rp2,9 M dalam kasus dugaan gratifikasi fasilitas impor yang tengah bergulir di persidangan.
Ketegasan Purbaya siap copot Dirjen Bea Cukai jika terbukti terima suap Rp2,9 M ini mencuat setelah nama Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, secara mengejutkan terseret dalam pusaran kasus hukum. Kasus ini bermula dari fakta-fakta yang terungkap di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta terkait dugaan aliran dana dari pengusaha kakap.
Menteri Keuangan menekankan bahwa langkahnya siap copot Dirjen Bea Cukai jika terbukti terima suap Rp2,9 M merupakan prosedur standar demi menjaga integritas kementerian. Meskipun tudingan tersebut belum berkekuatan hukum tetap, komitmen pembersihan internal kementerian tetap menjadi prioritas utama pemerintah saat ini.
Dugaan Aliran Dana Blueray Cargo Menyeret Nama Djaka Budhi Utama
Langkah tegas mengenai kabar Purbaya siap copot Dirjen Bea Cukai jika terbukti terima suap Rp2,9 M ini diambil pasca jalannya persidangan kasus dugaan suap kepabeanan yang melibatkan Bos Blueray Cargo, John Field. Dalam keterangannya di hadapan majelis hakim, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan bukti dokumen berupa catatan pembagian amplop yang diduga ditujukan untuk sejumlah pejabat teras di lingkungan kepabeanan.
Fakta persidangan yang memicu pernyataan Purbaya siap copot Dirjen Bea Cukai jika terbukti terima suap Rp2,9 M tersebut mengungkap keberadaan kode khusus “Sales 2-1 DIR” atau kode angka “1” yang diduga merujuk langsung kepada Djaka Budhi Utama selaku Dirjen Bea dan Cukai. Nilai uang yang tercantum dalam manifes gratifikasi tersebut mencapai angka 213.600 dolar Singapura, atau jika dikonversikan setara dengan Rp2,9 miliar.
Menanggapi tuduhan tersebut, Menkeu menegaskan bahwa ia menghormati seluruh proses yang berjalan di Pengadilan Tipikor sebelum mengeksekusi kebijakan Purbaya siap copot Dirjen Bea Cukai jika terbukti terima suap Rp2,9 M. Kebijakan ini diambil agar asas praduga tak bersalah tetap dijunjung tinggi sembari memastikan roda organisasi kepabeanan tetap berjalan kondusif.
- Penulis: MFC Team




