Breaking News
Trending Tags

Pemberian MBG kepada Penderita TBC Dinilai Tidak Realistis

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026 13:51 WIB
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris menilai akses Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak selalu berdekatan dengan penderita TBC membuat penyaluran Makanan Bergizi (MBG) menjadi sulit dilaksanakan secara efektif.

Charles menyampaikan penilaian tersebut kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 24 Juni 2026, dan menegaskan bahwa program pemberian Makanan Bergizi (MBG) untuk penderita TBC perlu kajian operasional lebih mendalam sebelum diberlakukan.

Ia juga memperingatkan potensi risiko penularan ketika paket MBG disertai ompreng yang digunakan bersama oleh anak-anak SD dan ibu hamil yang bukan penderita, sehingga penggunaan Makanan Bergizi (MBG) dalam format tertentu dapat menimbulkan masalah kesehatan publik.

Menurut Charles, solusi yang lebih realistis adalah mengalihkan penyaluran bantuan gizi kepada fasilitas primer seperti puskesmas agar dapat diadministrasikan langsung kepada pasien yang memerlukan.

Ia menekankan bahwa distribusi melalui puskesmas memungkinkan pemantauan kondisi klinis, penyesuaian nutrisi, serta mengurangi kontak tidak terkontrol antara penerima bantuan.

Politikus dari PDIP itu mengkritik wacana Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin terkait mekanisme MBG yang sebelumnya dikemukakan, menyebut gagasan tersebut kurang mempertimbangkan aspek logistik dan keselamatan pasien.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less