Ekonom Yakini Sektor Riil Stabil Meski IHSG Turun
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 26 Jun 2026 07:22 WIB
- visibility 92
- comment 0 komentar
- print Cetak

IHSG Turun, Ekonom Yakini Sektor Riil Indonesia Masih Stabil
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Analis menilai penurunan IHSG akhir-akhir ini tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi ekonomi riil Indonesia.
Ekonom InFast, Bestari Gede Sandra, mengatakan penurunan IHSG juga terjadi bersamaan dengan koreksi di pasar saham negara lain.
Gede mencatat bursa di Rusia, Hong Kong, Afrika Selatan, India, Maroko, Sri Lanka, Ceko, Islandia, dan Kuwait sama-sama mengalami tekanan pasar, sehingga memunculkan pola penurunan IHSG yang serupa secara global.
Secara tahunan, indeks domestik mencatat koreksi terdalam hingga 31,95 persen.
Angka tersebut lebih besar dibandingkan penurunan bursa Rusia yang mencapai 18,91 persen, Hong Kong 8,66 persen, dan India 8,07 persen.
Gede menegaskan bahwa pergerakan bursa yang tajam tidak serta merta mencerminkan pelemahan fundamental ekonomi di lapangan.
Ia menunjuk pada pertumbuhan ekonomi yang masih kuat di beberapa negara sebagai bukti adanya perbedaan antara saham dan kondisi riil.
Contoh nyata, pertumbuhan ekonomi India pada kuartal I-2026 tercatat sebesar 7,8 persen.
Sementara itu ekonomi Indonesia tumbuh 5,6 persen pada periode yang sama.
Fenomena ini menurut Gede menggambarkan adanya decoupling, yakni pasar modal yang bergerak terpisah dari dinamika ekonomi sehari-hari.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



