Breaking News
Trending Tags

Kementerian Pertanian tingkatkan kesejahteraan petani Papua.

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026 22:58 WIB
  • visibility 102
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Program Cetak Sawah Rakyat diluncurkan sebagai salah satu upaya pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Papua.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa Program Cetak Sawah Rakyat diarahkan untuk mencapai kemandirian pangan di wilayah tersebut.

Pemerintah menargetkan agar kebutuhan beras, sagu, ubi, dan pangan lokal lain mampu dipenuhi oleh produksi setempat melalui Program Cetak Sawah Rakyat.

Pendekatan yang digunakan bersifat fasilitatif, bukan mengambil alih hak ulayat masyarakat adat.

Selain penyediaan alat mesin pertanian (alsintan), program ini juga menghadirkan sistem irigasi, benih unggul gratis, dan pendampingan teknologi budidaya.

Menurut evaluasi awal, produktivitas meningkat dari sekitar tiga ton menjadi tujuh ton gabah per hektare.

Intensitas tanam berhasil ditingkatkan sehingga beberapa lokasi bisa melakukan tanam hingga tiga kali setahun.

Peningkatan hasil panen diharapkan mendorong kenaikan pendapatan petani dan memberi efek multiplikator bagi ekonomi lokal.

Di Merauke, para pemilik hak ulayat menyatakan bahwa lahan tetap dikelola oleh komunitas adat dan tidak diserahkan kepada pihak lain.

Hermannus Mahuse, pemilik hak ulayat setempat, menyebut bantuan alsintan memungkinkan pengelolaan lahan seluas 112 hektare secara lebih modern dan efisien.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less