Breaking News
Trending Tags

ESDM Siapkan Revisi HGBT untuk Tekan Harga LNG ke US$7-14

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026 08:17 WIB
  • visibility 104
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Pemerintah menyatakan sedang meninjau kebijakan harga LNG yang berdampak pada biaya industri nasional dan menjaga stabilitas pasokan energi.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Laode Sulaeman, menegaskan polemik terakhir terkait harga LNG bukan disebabkan oleh kenaikan tarif gas pipa penerima fasilitas HGBT, melainkan oleh pergerakan pasar LNG internasional yang dipengaruhi oleh kenaikan harga crude.

Pemerintah melihat adanya ruang untuk menurunkan harga LNG melalui penyesuaian skema penyaluran dan formula harga yang mempertimbangkan kondisi di sisi produsen.

Menteri ESDM telah menginstruksikan pembahasan teknis bersama PT PGN dan pelaku usaha hulu untuk mencari komponen mana yang dapat diatur agar harga menjadi lebih kompetitif.

Langkah kebijakan yang disiapkan meliputi revisi Keputusan Menteri mengenai HGBT untuk memperbaiki mekanisme penyaluran gas industri nonsubsidi.

Perbaikan tersebut diharapkan membuat implementasi kebijakan lebih responsif terhadap tantangan pasokan dan dinamika pasar global.

Laode Sulaeman menyebut ada potensi penurunan jika penyesuaian dilakukan antara pihak distribusi seperti PGN dan pihak hulu produksi.

“Arahan Pak Menteri agar kita bicarakan dengan PGN bagian-bagian mana yang bisa kita adjust. Di hulunya juga seperti apa, sehingga nanti ada potensi untuk kita bisa atur lebih rendah dari sebelumnya,” ujar Laode Sulaeman.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less