Breaking News
Trending Tags

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia: Harga LNG diturunkan jadi 13 USD/MMBTU untuk cegah PHK

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026 21:54 WIB
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Pemerintah memutuskan memangkas harga gas industri sebagai langkah untuk memastikan kelangsungan operasional pabrik di tengah tekanan kenaikan energi.

Bahlil Lahadalia mengatakan kebijakan itu diperlukan agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja massal dan agar sektor manufaktur tetap kompetitif.

Kebijakan ini juga menurunkan harga liquefied natural gas (LNG) menjadi 13 Dolar AS per MMBTU berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto, setelah sebelumnya harga gas industri sempat mencapai 20 hingga 23 Dolar AS per MMBTU.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral itu menjelaskan bahwa kenaikan harga disebabkan turunnya produksi kilang gas di kawasan barat.

Wilayah yang terdampak antara lain Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta sehingga kebutuhan berpindah ke pasokan LNG.

LNG yang memasok kebutuhan industri berasal dari Papua, Sulawesi, Kalimantan, serta beberapa daerah di luar Pulau Jawa.

Peralihan pasokan ini berujung pada lonjakan harga pasar menjadi 20 hingga 23 Dolar AS per MMBTU sebelum intervensi kebijakan.

Bahlil menyampaikan langkah penetapan harga baru usai pertemuan dengan Presiden di mana evaluasi serta perhitungan biaya dilakukan bersama.

Ia juga menegaskan bahwa keputusan tersebut bagian dari upaya menjaga iklim investasi dan stabilitas tenaga kerja.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less