PGN Kembangkan CBM Tanjung Enim Bernilai US$15,4 Miliar
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 6 Jul 2026 12:40 WIB
- visibility 141
- comment 0 komentar
- print Cetak

PGN Garap CBM Tanjung Enim 9,7 TCF Perkuat Ketahanan Energi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – PGN mengumumkan rencana pengembangan gas metana batubara di Tanjung Enim, Muara Enim, Sumatera Selatan sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pasokan energi nasional.
Langkah ini menempatkan gas metana batubara sebagai salah satu prioritas PGN dalam memonetisasi sumber daya gas domestik yang belum tersentuh secara optimal.
Data Direktorat Jenderal Migas mencatat potensi coalbed methane di Tanjung Enim dengan estimasi nilai ekonomi sekitar 15,4 miliar Dolar AS, sehingga potensi tersebut menjadi dasar ekonomi pengembangan gas metana batubara.
PGN telah menyiapkan skema teknis dan komersial untuk pemanfaatan gas dengan target penyaluran bertahap mulai dari 1 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD) hingga 25 MMSCFD guna memenuhi kebutuhan industri dan pembangkit listrik.
Kunjungan kerja Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman beserta rombongan ke Stasiun Penerima Gas dan Stasiun Kompresor Gas Pagardewa, Sumatera Selatan, dilaksanakan pada Jumat, 3 Juli 2026.
Dudung menekankan perlunya mempercepat penyelesaian hambatan lintas sektor agar proyek dapat segera memasuki tahap komersialisasi.
Pernyataan terkait dorongan percepatan itu disampaikan dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Senin, 6 Juli 2026.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




