PGN Kembangkan CBM Tanjung Enim Bernilai US$15,4 Miliar
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 6 Jul 2026 12:40 WIB
- visibility 142
- comment 0 komentar
- print Cetak

PGN Garap CBM Tanjung Enim 9,7 TCF Perkuat Ketahanan Energi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Direktur Utama PGN, Arief K. Risdianto, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Kantor Staf Presiden terhadap percepatan pembangunan infrastruktur gas di Pagardewa dan kawasan sekitarnya.
Selain pengembangan CBM, PGN juga mengeksplorasi pasokan biomethane yang berbahan baku limbah kelapa sawit sebagai sumber gas alternatif.
Perusahaan turut menilai potensi Synthetic Natural Gas (SNG) sebagai pelengkap pasokan gas di Sumatera Selatan.
Untuk mengefisienkan penyaluran, PGN mengembangkan titik injeksi (injection point) sebagai pengumpul gas dari CBM, biomethane, dan sumber lain sebelum disalurkan melalui jaringan pipa transmisi yang ada.
Strategi ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai sumber gas sehingga lebih mudah disalurkan ke sektor industri maupun ke konsumen domestik.
Arief menyatakan bahwa integrasi antara infrastruktur berbasis pipa dan nonpipa menjadi kunci optimalisasi pemanfaatan berbagai sumber tersebut.
PGN menegaskan kesiapan teknisnya untuk menghubungkan pasokan domestik dengan berbagai kebutuhan pengguna akhir di wilayah Sumatera Selatan.
Percepatan proyek strategis ini, menurut Arief, memerlukan dukungan terpadu dari seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat pengurusan perizinan dan penyelesaian kendala lintas sektoral.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




