Gubernur Pramono Menerbitkan Obligasi DKI Rp3,5 triliun
- account_circle khasanah
- calendar_month Rabu, 1 Jul 2026 16:39 WIB
- visibility 84
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pramono Siapkan Obligasi Rp3,5 Triliun Biayai Infrastruktur
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Provinsi DKI Jakarta mengumumkan rencana penerbitan obligasi daerah senilai Rp3,5 triliun untuk membiayai sejumlah proyek prioritas Ibu Kota.
Penerbitan obligasi daerah itu diumumkan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Jakarta Pusat pada Selasa (30/6/2026).
Rp3,5 triliun akan diprioritaskan untuk kebutuhan publik seperti transportasi, rumah sakit, sekolah, rumah susun, sumber daya air, pengendalian banjir, dan pembangunan gedung pemerintahan, menurut penjelasan resmi.
Pramono Anung menyatakan inisiatif menjadi terobosan pembiayaan daerah yang belum banyak dilakukan di tingkat nasional.
Salah satu alokasi khusus disebutkan untuk sektor pendidikan dan modal awal pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras.
Gubernur menegaskan dana dari obligasi daerah tidak akan digunakan untuk kepentingan bisnis Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Untuk hal-hal yang bersifat bisnis, semuanya saya minta diatur melalui APBD,” kata Pramono, sambil mencatat kondisi beberapa BUMD mulai membaik.
Ia menekankan perlunya pengelolaan BUMD yang profesional, termasuk mekanisme rekrutmen yang transparan.
Perbaikan tata kelola BUMD terlihat pada pengelolaan PAM Jaya yang disebutnya semakin profesional.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




