Breaking News
Trending Tags

Wapres Filipina Sara Duterte absen di sidang pemakzulan

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026 22:41 WIB
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Senat Filipina kini menggelar sidang yang menempatkan posisi Wakil Presiden Sara Duterte dalam bahaya, dalam proses pemakzulan Sara Duterte yang berpotensi mencabut jabatannya dan mengakhiri peluangnya sebagai calon presiden pada pemilu 2028.

Langkah pemakzulan Sara Duterte ini mengikuti keputusan Dewan Perwakilan Rakyat yang sebelumnya menyetujui tuduhan untuk kedua kalinya.

Senator mulai menelaah tuduhan serius termasuk penyalahgunaan anggaran publik, ancaman pembunuhan terhadap Presiden Ferdinand Marcos Jr., serta kepemilikan aset yang asal-usulnya belum dapat dijelaskan.

Konstitusi Filipina mensyaratkan dukungan dua pertiga anggota Senat untuk mengesahkan pemakzulan, yaitu minimal 16 dari 24 senator.

Jika ambang itu tercapai, konsekuensinya dapat berupa pemberhentian serta larangan memegang jabatan publik di masa depan.

Proses di Senat berlangsung ala persidangan dengan pemeriksaan bukti dan pemanggilan saksi yang dilakukan oleh tim jaksa pemakzulan dan tim pembela.

Jadwal dan durasi sidang diperkirakan dinamis dan dapat berubah berdasarkan strategi hukum dan tekanan politik.

Sara Duterte menolak semua tuduhan dan menilai proses tersebut bermuatan politik; ia memilih tidak hadir dan diwakili kuasa hukum di ruang sidang.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less