Jakarta Tetap Masuk 25 Kota Termahal Setelah Biaya Naik 10%
- account_circle khasanah
- calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026 14:32 WIB
- visibility 119
- comment 0 komentar
- print Cetak

Jakarta Jadi Kota Termahal Ke
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Julius Baer menyimpulkan bahwa kenaikan global terhadap biaya hidup premium mencapai sekitar 10 persen, berdampak pada perubahan peringkat kota-kota di indeks gaya hidup mewah yang mereka susun.
Indeks tersebut mengukur biaya hidup premium untuk individu beraset tinggi di 25 kota besar dunia berdasarkan harga barang dan jasa mewah.
Dalam laporan itu, istilah biaya hidup premium menjadi tolok ukur utama untuk membandingkan pengeluaran barang dan layanan eksklusif antar-kota.
Jakarta tetap hadir dalam daftar 25 kota yang dipantau meski turun dari posisi 18 pada tahun sebelumnya.
Di kawasan Asia Pasifik, Jakarta menempati posisi di bawah sejumlah metropolis regional namun masih berada di atas Mumbai yang menempati peringkat ke-22 dan Manila di peringkat ke-23.
Indeks Julius Baer disusun dari 20 indikator yang terbagi atas 11 kategori barang dan sembilan jenis layanan yang lazim dikonsumsi individu beraset tinggi.
Daftar barang yang dianalisis mencakup sepeda, mobil, sampanye, perhiasan, properti residensial, peralatan olahraga, paket teknologi, jam tangan, tas perempuan, dan sepatu perempuan.
Untuk jasa, indikator meliputi tiket pesawat kelas bisnis, restoran fine dining, layanan kesehatan, suite hotel, operasi mata LASIK, jasa pengacara, biaya program MBA, sekolah swasta, serta layanan spa.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




