Harga Minyak US$75 Mempercepat Transisi ke Kendaraan Listrik
- account_circle khasanah
- calendar_month Minggu, 16 Agt 2026 16:22 WIB
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gejolak Harga Minyak: Percepatan Transisi Energi dan Peluang Investasi Terkini di 2023
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan dinamika di Selat Hormuz memicu spekulasi bahwa harga minyak mentah internasional dapat mendekati patokan ICP sebesar USD 75 per barel, sementara pembuat kebijakan menimbang langkah antisipatif jangka panjang melalui transisi energi.
Komisi XII DPR RI menilai rantai pasok global pada dasarnya telah kembali normal setelah gangguan awal, tetapi potensi kenaikan harga minyak masih dinilai berisiko bagi perekonomian domestik dan global.
Bambang Patijaya, Ketua Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, menilai percepatan inisiatif kendaraan listrik sebagai langkah konkret untuk memperkuat ketahanan energi dan mendukung transisi energi di tingkat nasional.
Pernyataan resmi terkait sikap Komisi XII tersebut disampaikan melalui keterangan yang dikeluarkan pada Minggu, 16 Agustus 2026.
Bambang mengingatkan bahwa bila harga minyak fosil melonjak terlalu tinggi, mekanisme pasar akan mendorong konsumen serta industri mencari alternatif yang lebih ekonomis dan berkelanjutan.
Menurutnya, perubahan preferensi masyarakat terhadap moda transportasi muncul ketika ada insentif ekonomi—baik berupa biaya operasional yang lebih rendah maupun ketersediaan infrastruktur yang memadai.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



