Breaking News
Trending Tags

Kemenhut: Titik panas nasional turun 56% dalam sehari

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026 20:43 WIB
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Kementerian Kehutanan melaporkan penurunan tajam jumlah hotspot di seluruh Indonesia antara 19 Agustus dan 20 Agustus 2026.

Menurut SiPongi Kemenhut, jumlah hotspot tercatat berkurang dari 2.170 titik pada 19 Agustus menjadi 950 titik pada 20 Agustus 2026.

Pemantauan Satelit Terra-Aqua NASA hingga pukul 23.59 WIB menunjukkan penurunan 1.220 titik atau sekitar 56,2 persen dalam jumlah hotspot dalam kurun satu hari.

Penurunan terbesar terdeteksi di Pulau Kalimantan.

Di Kalimantan Barat, laporan mencatat penurunan dari 784 titik menjadi 82 titik, atau berkurang 702 titik.

Kalimantan Tengah mengalami penurunan dari 694 titik menjadi 22 titik, serta pengurangan sebesar 672 titik.

Kalimantan Selatan juga turun dari 85 titik menjadi 12 titik, berkurang 73 titik.

Secara keseluruhan, jumlah hotspot di ketiga provinsi tersebut turun dari 1.563 menjadi 116 titik, atau berkurang sekitar 92,6 persen.

Meskipun angka menunjukkan penurunan substansial, Kementerian Kehutanan mengingatkan bahwa data hotspot merupakan indikasi anomali suhu permukaan.

Tidak semua deteksi hotspot berarti terjadi kebakaran, sehingga perlu verifikasi lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya.

Sumber Kemenhut menegaskan pemantauan terus dilakukan dan setiap laporan hotspot harus dikonfirmasi melalui pengecekan di lapangan.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less