Breaking News
Trending Tags

Rupiah melemah ke Rp17.721 per US$ akibat sanksi AS ke Iran

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026 18:41 WIB
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Nilai tukar Rupiah ditutup melemah pada perdagangan Senin, 24 Agustus 2026.

Rupiah tercatat turun 27 poin atau 0,15 persen ke level Rp17.721 per Dolar AS pada akhir sesi.

Rupiah, menurut pengamat, tertekan oleh sentimen eksternal yang meningkat terutama ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Indeks Dolar menguat setelah kabar bahwa AS akan mengumumkan rangkaian sanksi yang disebut paling keras terhadap Iran.

Dalam sebuah artikel opini, Menteri Keuangan Scott Bessent menyebut bahwa “D-Day ekonomi” akan segera tiba bagi Iran.

Bessent diperkirakan akan memaparkan sanksi baru tersebut dalam konferensi pers pada Senin pukul 14.00 waktu setempat atau 18.00 GMT.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran, Mohsen Rezaee, memperingatkan adanya konsekuensi terhadap pasokan energi jika tekanan ekonomi berlanjut.

Rezaee mengatakan, “Tidak akan ada minyak yang diekspor melalui Selat Hormuz maupun wilayah Teluk Persia jika perang ekonomi terus berlanjut.”

Selain faktor eksternal, Ibrahim Assuaibi mencatat pelemahan juga dipicu oleh pelebaran defisit transaksi berjalan Indonesia.

Pada triwulan II 2026 defisit transaksi berjalan tercatat sebesar 12,5 miliar Dolar AS atau 3,3 persen terhadap Produk Domestik Bruto.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less