Breaking News
Trending Tags

Harga daging sapi Rp128.000/kg dan kuota impor dikuasai BUMN

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026 14:57 WIB
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Pengusaha menyatakan kenaikan harga daging sapi di pasar domestik dipicu oleh penguasaan kuota impor sehingga pasokan menjadi terbatas.

Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Protein Hewani Indonesia, Marina Ratna DK, menyorot fenomena itu sebagai faktor utama tekanan pasar.

Marina menyebut khususnya lonjakan pada daging knuckle asal India yang banyak dipakai untuk rendang, dan sekali lagi menegaskan soal harga daging sapi yang semakin menekan pelaku usaha kecil.

Menurut keterangan yang disampaikan, harga daging knuckle pada tingkat distributor saat ini mencapai Rp128.000 per kilogram.

Angka tersebut naik dari posisi Rp114.000 per kilogram pada Maret 2026.

Marina menilai kenaikan itu setara kenaikan sekitar 10-11 persen dibandingkan Maret 2026.

Menurutnya, salah satu penyebab struktural adalah alokasi kuota impor yang didominasi perusahaan pelat merah.

Dia menyatakan daging dari India 100 persen kuotanya berada di bawah BUMN, demikian pula daging dari Brasil yang juga 100 persen dikuasai BUMN.

Akibat dominasi kuota itu, pelaku usaha swasta kesulitan mencari alternatif saat pemasok utama menaikkan harga.

Beberapa negara seperti Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, dan Spanyol masih disebut sebagai sumber alternatif pasokan.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less