Breaking News
Trending Tags

EPAC hentikan MES, rugi Rp2,8M berpotensi jadi laba Rp1,7M

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026 07:51 WIB
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) mengumumkan rencana penghentian operasional MES sebagai bagian dari penataan kembali aktivitas produksi perusahaan.

Pengumuman terkait penghentian operasional MES disampaikan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia pada Jumat, 28 Agustus 2026.

Keputusan perusahaan untuk melakukan penghentian operasional MES didasari evaluasi manajemen terhadap kontribusi MES terhadap kinerja keuangan konsolidasi EPAC.

EPAC selama ini menjalankan dua lini produksi kemasan fleksibel, yaitu MES yang menggunakan teknologi cetak rotogravure dan PT Epac Flexibles Indonesia (EFI) yang mengoperasikan teknologi digital printing.

Manajemen menjadwalkan penghentian operasional MES dilakukan secara bertahap dengan batas waktu penyelesaian paling lambat 31 Desember 2026.

MES melakukan proses konversi bijih plastik menjadi kantong atau pouch, termasuk produk kemasan untuk merek FMCG serta kantong polos.

Berdasarkan perbandingan kinerja aktual dan proforma, EPAC mencatat bahwa hingga kuartal II 2026 posisi rugi bersih sekitar Rp2,8 miliar.

Perhitungan proforma menunjukkan bahwa jika operasional MES dihentikan sejak awal tahun, posisi tersebut berpotensi berubah menjadi laba bersih sekitar Rp1,7 miliar.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less