260 juta Muslim, China dan Korea berebut pasar halal RI
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 28 Agt 2026 17:13 WIB
- visibility 19
- comment 0 komentar
- print Cetak

Negara Besar Bersaing di Pasar Halal RI: Tantangan dan Peluang di Tengah Tekanan Ekonomi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Pasar halal Indonesia kini menjadi magnet bagi pelaku usaha asing yang melihat besarnya pangsa konsumen muslim di Tanah Air.
Menurut Fariza Y. Irawady, Tenaga Ahli Bidang Komunikasi dan Kehumasan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH RI), data demografis menunjukkan hampir 260 juta penduduk muslim dari total 291 juta jiwa, yang membuat pasar halal Indonesia sangat strategis.
Negara seperti China, Korea Selatan, dan Thailand aktif membangun ekosistem untuk masuk ke pasar halal Indonesia, baik melalui sertifikasi maupun fasilitas promosi produk.
Fariza menjelaskan bahwa minat produsen asing tampak nyata di lapangan.
Di Korea Selatan, lembaga halal setempat mencatat antrean sekitar 250 produsen kosmetik, makanan, dan minuman yang berniat memasuki pasar Indonesia.
Sementara dari China, jumlah pelaku usaha yang menyatakan minat jauh lebih besar dan dilaporkan mencapai 250.000 produsen yang mempersiapkan sertifikat halal untuk pasar Indonesia.
Rencana pembangunan Korea Halal Center di kawasan Fatmawati disebut sebagai contoh konkret strategi pendekatan pasar oleh pihak Korea.
Pusat tersebut akan menjadi lokasi pameran dan showcase bagi produk kosmetik, makanan, dan minuman asal Korea.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




