Prabowo Subianto Resmi Jadi Anggota NU Seumur Hidup, Implikasinya bagi Politik Indonesia
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 31 Agt 2026 17:18 WIB
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

Prabowo Terima KTA: Resmi Jadi Anggota NU Seumur Hidup, Apa Arti Langkah Ini untuk Politik Indonesia?
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jombang, Hasanah.id – Dalam sebuah momen bersejarah, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) Nahdlatul Ulama (NU) pada penutupan Muktamar ke-35 NU, yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum pada tanggal 31 Agustus 2026.
Pemberian KTA ini dilakukan oleh Yahya Cholil Staquf, mantan Ketua Umum PBNU. Ia didampingi oleh KH Abdul Hakim Mahfudz, Ketua Umum terpilih yang akrab disapa Gus Kikin.
Kehadiran Prabowo di Muktamar ke-35 NU sangat signifikan, mengingat dia turut mempelopori dua agenda utama, yaitu sesi pembukaan dan penutupan acara tersebut.
“Luar biasa, tertulis anggota seumur hidup,” ujar Prabowo dengan rasa syukur saat menerima KTA.
Ia sebelumnya telah mengungkapkan permintaannya kepada Gus Yahya untuk kartu anggota NU. Permintaan itu baru dikabulkan menjelang penutupan Muktamar ke-35.
“Saya sudah meminta kartu NU dari dulu. Jadi, masih utang itu,” ungkapnya dalam rangkaian pidato awal pada pembukaan Muktamar yang diadakan pada 27 Agustus 2026.
Prabowo pun menyampaikan komitmennya untuk kembali menghadiri penutupan Muktamar jika kartu anggotanya sudah diterima.
“Benar kan penutupan tanggal 31? Jika ada kartu anggota, saya akan datang lagi,” tambah Prabowo.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




