Prabowo Subianto Tegaskan Koalisi dan Efisiensi 290 BUMN di Muktamar Nahdlatul Ulama 2026
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 31 Agt 2026 16:31 WIB
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

Prabowo Bicara Koalisi dan 290 BUMN di Muktamar NU: Strategi dan Harapan untuk Masa Depan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jombang, Hasanah.id – Prabowo Subianto secara resmi bergabung dengan Nahdlatul Ulama (NU) setelah menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) di Muktamar ke-35 NU, yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, pada Senin, 31 Agustus 2026.
Prabowo mengungkapkan kecintaannya terhadap organisasi tersebut. “Saya hadir di penutupan Muktamar karena janji harus ditepati,” ujarnya.
Dalam acara tersebut, ia juga menekankan pentingnya koalisi dalam demokrasi Indonesia. “Kita telah memilih demokrasi. Ini adalah pilihan kita,” tambahnya.
Presiden menegaskan bahwa dengan populasi hampir 300 juta jiwa, Indonesia tidak dapat dipimpin hanya oleh satu partai politik. “Negara sebesar ini tidak mungkin dipimpin oleh satu partai saja,” tegasnya.
Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintahannya didukung oleh koalisi besar, yang melibatkan tujuh dari delapan partai politik yang ada di parlemen. “Koalisi adalah kunci untuk menciptakan pemerintahan yang stabil,” imbuhnya.
Selain itu, ia juga menjelaskan mengenai kritik terhadap jumlah kementerian dalam kabinetnya, yang sering dinilai sebagai “kabinet gemuk”. Prabowo membandingkan situasi pemerintahan Indonesia dengan Timor Leste, yang memiliki populasi jauh lebih kecil.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




