Prabowo Subianto Tegaskan Koalisi dan Efisiensi 290 BUMN di Muktamar Nahdlatul Ulama 2026
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 31 Agt 2026 16:31 WIB
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak

Prabowo Bicara Koalisi dan 290 BUMN di Muktamar NU: Strategi dan Harapan untuk Masa Depan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Menurutnya, ukuran kabinet tidak dapat dijadikan satu-satunya acuan untuk menilai efisiensi pemerintahan. “Kita tidak bisa menilai jumlah anggota kabinet hanya berdasarkan jumlah penduduk,” lanjutnya.
Walaupun kabinetnya tergolong besar, efisiensi tetap menjadi fokus utama pemerintahan. “Dalam waktu kurang dari dua tahun, kami telah menutup 290 BUMN yang tidak menguntungkan,” ungkap Prabowo.
Berdasarkan pengakuannya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja BUMN. “Kami telah berhasil menghemat Rp50 triliun,” pungkasnya.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




