Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir Pastikan Skema Dana Pensiun Atlet Transparan
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 3 Jul 2026 18:58 WIB
- visibility 73
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pemerintah Finalisasi Skema Dana Pensiun Untuk Atlet
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan perlunya skema dana pensiun atlet sebagai bagian dari perlindungan sosial bagi pelaku olahraga di Indonesia.
Menurut Erick, urgensi dana pensiun atlet muncul karena masa aktif berkompetisi atlet jauh lebih singkat dibandingkan profesi lain.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, 3 Juli 2026, saat Kemenpora membuka pembahasan awal soal dana pensiun atlet.
Pemerintah memilih pendekatan bertahap dalam merancang skema ini.
Salah satu prioritas adalah memastikan tata kelola yang transparan agar anggaran tidak disalahgunakan.
Kementerian bekerja sama dengan Kejaksaan dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk menyusun mekanisme pengawasan.
Erick juga melibatkan pakar olahraga untuk merumuskan detail teknis manfaat dan pengelolaan.
Langkah ini dilatarbelakangi oleh pengalaman lampau sejumlah dana pensiun yang bermasalah karena praktik koruptif.
Pemerintah mengakui pola pendapatan atlet berbeda; banyak atlet tidak menerima gaji bulanan tetap sehingga model kontribusi konvensional sulit diterapkan.
Untuk itu, Kemenpora sedang mengkaji beberapa alternatif pembiayaan agar program dapat berjalan berkelanjutan.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




