Diah Fitri Maryani Tinjau UPTD Griya Wanita Mandiri, Soroti Kebutuhan dan Tantangan dalam Menangani Perempuan Rentan Sosial Ekonomi
- account_circle hasanah 006
- calendar_month Selasa, 5 Nov 2024 15:11 WIB
- visibility 293
- comment 0 komentar
- print Cetak

Diah Fitri Maryani Tinjau UPTD Griya Wanita Mandiri, Soroti Kebutuhan dan Tantangan dalam Menangani Perempuan Rentan Sosial Ekonomi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID, BANDUNG – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Diah Fitri Maryani, S.E., M.M., mengunjungi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Pelayanan Sosial Griya Wanita Mandiri pada Senin, 4 November 2024.
Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi dan kebutuhan standar pelayanan di pusat rehabilitasi yang menjadi rumah sementara bagi para perempuan yang rentan, seperti korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), korban perdagangan manusia (trafficking), hingga pekerja seks komersial (PSK).
UPTD Griya Wanita Mandiri menyediakan tempat perlindungan bagi perempuan dengan latar belakang yang sulit, terutama mereka yang terlantar atau ditinggalkan suami dalam waktu lama.
Baca Juga: Hj Iis Turniasih Apresiasi Kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan dan Pemprov
Di tengah kondisi sosial yang semakin kompleks, terutama pasca pandemi COVID-19, jumlah perempuan rawan sosial ekonomi (WRSE) kian meningkat, memunculkan tantangan baru dalam upaya pemerintah untuk memberikan pelatihan keterampilan yang memadai.
“Kondisi pandemi telah menciptakan kemiskinan baru bagi perempuan di berbagai wilayah Jawa Barat,” ujar Diah Fitri Maryani.
“Di sini, mereka diberi kesempatan untuk bangkit dengan keterampilan seperti tata boga, membatik, menjahit, hingga tata rias, yang bisa menjadi modal mereka untuk berdiri di atas kaki sendiri,” katanya.
- Penulis: hasanah 006



