DPRD Jabar Tuti Turimayanti: Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan Tanggung Jawab Bersama
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Kamis, 3 Jul 2025 12:17 WIB
- visibility 214
- comment 0 komentar
- print Cetak

DPRD Jabar Tuti Turimayanti: Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan Tanggung Jawab Bersama
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Isu-isu perempuan di Jawa Barat tidak selalu sama dengan daerah lain, sehingga aturan harus lebih detail dan kontekstual. Inilah yang menjadi semangat utama lahirnya Perda ini,” jelas politisi dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.
Perda ini juga mengedepankan koordinasi antar-pemangku kepentingan, baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga desa. Salah satu yang didorong adalah pemanfaatan potensi dana desa untuk kegiatan pemberdayaan perempuan, termasuk pelatihan keterampilan dan pendidikan politik.

Lebih lanjut, anggota Komisi 1 DPRD Jabar ini menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas perempuan agar mereka dapat mandiri secara ekonomi dan aktif dalam pengambilan keputusan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
“Pemberdayaan bukan hanya soal ekonomi, tapi juga soal pendidikan politik, agar perempuan tidak hanya menjadi objek pembangunan, melainkan subjek yang turut menentukan arah kebijakan,” tambahnya.
Dalam kegiatan penyebarluasan perda tersebut, Tuti juga berdialog langsung dengan warga dan tokoh perempuan setempat. Ia menyampaikan bahwa keterlibatan aktif perempuan dalam pembangunan desa akan mempercepat tercapainya kesetaraan dan keadilan gender di daerah.
Tuti menutup pernyataannya dengan mendorong agar desa-desa di Jawa Barat segera membuat regulasi turunan yang partisipatif untuk mendukung pelaksanaan Perda ini. Ia meyakini, dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, perempuan Jawa Barat akan semakin berdaya.
- Penulis: Bobby Suryo



