Serap Aspirasi Warga Cipongkor, Tuti Turimayanti Soroti Persoalan Sampah dan Penerangan Jalan
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Jumat, 19 Jun 2026 20:06 WIB
- visibility 842
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Tuti Turimayanti, menggelar kegiatan reses di Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan masukan terkait penyelenggaraan pemerintahan serta kebutuhan pembangunan di lingkungan mereka.
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut, warga memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan sejumlah persoalan yang masih menjadi perhatian masyarakat. Di antaranya adalah pengelolaan sampah yang dinilai perlu penanganan lebih baik serta kebutuhan penerangan jalan umum di beberapa titik yang masih minim pencahayaan.
Tuti mengatakan bahwa reses merupakan bagian dari tugas anggota legislatif untuk mendengar langsung suara masyarakat. Melalui dialog seperti ini, berbagai persoalan yang dihadapi warga dapat diketahui secara lebih jelas sehingga dapat diperjuangkan sesuai kewenangan yang dimiliki.
“Setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat sangat penting bagi kami. Persoalan sampah, penerangan jalan, maupun pelayanan pemerintahan akan menjadi bahan masukan yang akan kami tindak lanjuti melalui mekanisme yang ada,” ujar Tuti.

Menurutnya, persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan kenyamanan masyarakat. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.
Selain itu, warga juga menyampaikan kebutuhan penerangan jalan di sejumlah lokasi yang dianggap penting untuk menunjang keamanan dan aktivitas masyarakat pada malam hari. Tuti menilai bahwa fasilitas penerangan jalan merupakan salah satu kebutuhan dasar yang harus mendapat perhatian dalam pembangunan wilayah.
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga menyampaikan berbagai masukan terkait pelayanan pemerintahan yang diharapkan semakin cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan warga.
“Pembangunan yang baik harus berangkat dari kebutuhan masyarakat. Karena itu saya ingin memastikan setiap aspirasi yang muncul dalam reses ini dapat menjadi perhatian dan bahan evaluasi bagi pihak terkait,” kata Tuti.
Ia berharap komunikasi yang baik antara masyarakat dan pemerintah dapat terus terjalin sehingga berbagai persoalan yang ada dapat diselesaikan secara bertahap. Melalui kegiatan reses tersebut, Tuti menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat Bandung Barat demi terciptanya pelayanan publik dan pembangunan yang lebih baik.
- Penulis: Bobby Suryo



