Breaking News
Trending Tags

Ika Siti Rahmatika Soroti Kontroversi Lagu Bupati Purwakarta, Tegaskan Karya Seni Tak Boleh Merendahkan Martabat Perempuan

  • account_circle Bobby Suryo
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026 15:54 WIB
  • visibility 1.369
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Perempuan tidak boleh menjadi objek yang direndahkan atau dijadikan bahan candaan yang mengikis martabatnya. Karya seni memang memiliki ruang kebebasan berekspresi, tetapi kebebasan tersebut tetap memiliki batas ketika menyentuh nilai-nilai penghormatan terhadap sesama manusia,” ujar Ika.

Legislator PDI Perjuangan ini mengakui bahwa dalam budaya Sunda dikenal tradisi banyolan, heureuy, sisindiran, maupun kritik sosial yang disampaikan dengan bahasa lugas. Tradisi tersebut telah lama menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat Sunda dan memiliki konteks sosial yang dipahami oleh komunitasnya.

Namun demikian, Ika mengingatkan bahwa perkembangan teknologi digital telah mengubah ruang penyebaran sebuah karya. Ketika sebuah lagu dipublikasikan melalui media sosial, audiensnya tidak lagi terbatas pada masyarakat lokal, melainkan berasal dari berbagai daerah dengan latar belakang budaya, pengalaman, dan cara pandang yang berbeda.

“Akibatnya, candaan yang mungkin dianggap lumrah dalam lingkungan tertentu dapat dimaknai sebagai bentuk penghinaan oleh masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.

Oleh karena itu, Ika menilai pejabat publik harus memiliki sensitivitas yang lebih tinggi terhadap pesan yang disampaikan kepada masyarakat. Menurutnya, posisi seorang kepala daerah membuat setiap ucapan maupun karya yang dipublikasikan memiliki dampak sosial yang jauh lebih besar dibandingkan masyarakat pada umumnya.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Bobby Suryo
expand_less