“Kami berharap agar permasalahan pembebasan lahan ini segera dituntaskan agar pembangunan tol Cisumdawu ini tak molor terus,” tandasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, proyek jalan tol Cisumdawu ini dimulai tahun 2011 dimasa kepemimpinan Gubernur Ahmad Heryawan. Jalan tol sepanjang 62,60 kilometer ini merupakan bagian dari Trans Jawa yang berada di Jawa Barat yang menghubungkan daerah Bandung, Sumedang, dan Majalengka.
Rencananya pembangunan jalan tol ini selesai pada tahun 2016, bersamaan dengan proses pembangunan Bandar Udara Internasional Kertajati di Majalengka. Namun, terjadi hambatan dalam pembebasan lahan jalan tol sehingga target pengoperasian jalan tol ini molor.