Hasanah.id – Meski di awal sempat disorot karena banyaknya konflik kepentingan, penyerapan anggaran kartu prakerja mulai menunjukkan kinerja yang cukup positif.
Data Kementerian Keuangan per tanggal 6 November 2020 menunjukkan realisasi kartu prakerja mencapai Rp19,87 triliun dan telah menjangkau 5,59 juta peserta.
“Upaya pemerintah dalam mendorong belanja negara dan pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional (PEN) sebagai satu upaya countercyclical dengan instrumen APBN telah memberikan hasil yang signifikan,” tulis publikasi resmi Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu, Rabu (11/11/2020).
Pemerintah menambahkan bahwa realisasi APBN 2020 secara keseluruhan maupun PEN terus mengalami akselerasi yang signifikan dan diharapkan terus meningkat menjelang akhir tahun 2020. Peningkatan kinerja APBN itu untuk mendukung masa pemulihan atau turning point aktivitas ekonomi menuju zona positif.
Selai kartu prakerja, beberapa capaian penyerapan yang dicatat oleh otoritas fiskal di antaranya bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang pada tanggal 6 November 2020 telah terealisasi sebesar Rp1,92 triliun.