Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan Jabar XII, Diah Fitri Maryani Soroti RAPBD Jawa Barat 2025 Dorong Efektivitas Anggaran untuk Kesejahteraan Rakyat
- account_circle hasanah 006
- calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
- visibility 64
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID, BANDUNG – Diah Fitri Maryani, S.E., M.M., Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan Jabar XII, menyampaikan pandangan fraksi terkait Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Jawa Barat.
Dalam rapat yang digelar pada Jumat (25/10) itu, Fraksi PDI Perjuangan menyoroti pentingnya anggaran yang lebih efektif dan tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.
Dengan anggaran sebesar 29,74 triliun rupiah, RAPBD 2025 mencakup belanja operasi, belanja modal, belanja tak terduga, dan belanja transfer. Namun, Fraksi PDI Perjuangan menilai struktur anggaran tersebut masih banyak terserap oleh belanja operasi, terutama untuk kegiatan penunjang, sehingga mengurangi alokasi untuk program-program prioritas.
Baca Juga: Di Hari Tentara Nasional Indonesia, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat
“Kami melihat belanja pegawai dan kegiatan rutin masih terlalu besar dibandingkan dengan alokasi untuk program-program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujar Diah Fitri Maryani.
Bersama Fraksi PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat, Diah Fitri Maryani menekankan perlunya prioritas pada program-program yang menyasar langsung masalah mendasar, seperti pengentasan kemiskinan, pengangguran, stunting, dan ketahanan pangan.
Diah mengingatkan bahwa penurunan anggaran pada APBD 2025 tak seharusnya mengorbankan program-program yang memiliki dampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengajak keberanian dari pemerintah untuk memangkas kegiatan-kegiatan yang tidak relevan dengan permasalahan prioritas.
Baca Juga: Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PDI Perjuangan Daerah
“Perhatian khusus harus diberikan pada isu-isu seperti kedaulatan pangan, penanggulangan kemiskinan, penurunan angka pengangguran, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta perlindungan lingkungan hidup,” katanya.
Menurut Diah, inilah langkah konkret untuk menghadirkan kesejahteraan dan kemajuan yang merata bagi seluruh masyarakat Jawa Barat. (Farhan Dentamayall)
- Penulis: hasanah 006
