AS Lancarkan Serangan ke Yaman, Trump Sebut Houthi Harus Dihukum
- account_circle Hasanah 012
- calendar_month Senin, 17 Mar 2025
- visibility 62
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tangkapan foto Donald Trump. (Sumber: The New Yorker)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID, NASIONAL – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan serangan militer ke Yaman dengan sasaran utama kelompok milisi Houthi. Pengumuman tersebut ia sampaikan melalui platform media sosialnya pada Minggu (16/3) dini hari WIB.
“Kami akan menggunakan kekuatan yang sangat besar hingga tujuan kami tercapai,” ujar Trump dalam unggahannya, sebagaimana dikutip dari Aljazeera.
Serangan ini terjadi tak lama setelah media yang berafiliasi dengan Houthi melaporkan adanya serangan yang dilakukan oleh AS di wilayah tersebut. Menurut laporan Reuters, serangan tersebut menyebabkan sembilan orang tewas dan sembilan lainnya terluka di ibu kota Yaman, Sanaa.
Trump menyatakan bahwa Houthi harus menerima hukuman atas tindakan mereka, yang menurutnya mencakup pembajakan, kekerasan, dan aksi teror terhadap kapal, pesawat, serta drone milik AS dan negara lain.
“Mereka telah melakukan serangan terhadap kapal Amerika, dan hal itu tidak akan kami biarkan,” tegasnya.
Selain itu, Trump juga memberikan peringatan kepada Iran, yang ia sebut sebagai pendukung utama kelompok Houthi, agar menghentikan dukungannya.
- Penulis: Hasanah 012



