Kuota Mudik Gratis Bandung Menipis! Cuma Tersisa Beberapa Rute!
- account_circle Atep Hilmansyah
- calendar_month 04 Maret 2026, 12:55 WIB
- visibility 106
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kuota Mudik Gratis Bandung Menipis! Cuma Tersisa Beberapa Rute! (pixabay)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bandung, Hasanah.id- Kuota mudik gratis 2026 yang disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kian menipis. Dari total 3.040 kursi yang disediakan, kini tersisa 660 kuota.
Masyarakat yang berminat diminta segera melakukan pendaftaran melalui aplikasi Sapawarga sebelum kesempatan benar-benar habis.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, menyampaikan bahwa per Selasa, 3 Maret 2026, hanya tiga rute yang masih tersedia. Rute Bandung – Sukabumi menyisakan 288 kursi, Bogor – Pelabuhan Ratu tinggal 156 kursi, serta Bogor (Cileungsi) – Bandung dengan 216 kursi.
Sementara itu, sejumlah rute lain sudah tidak dapat dipesan karena kuotanya habis. Di antaranya Bekasi–Tasikmalaya, Bandung – Solo, Bandung – Wonogiri, Bandung – Yogyakarta, Bekasi – Bandung, Bandung – Ciledug, Bandung – Semarang, Bandung – Sragen, Bandung – Yogyakarta (Jasa Raharja), Yogyakarta – Bandung, hingga Bekasi – Purbalingga.
Pendaftaran program ini dibuka sejak 11 Februari 2026 dan akan ditutup pada 12 Maret 2026. Calon pemudik cukup mengisi data diri di aplikasi Sapawarga, seperti nama, nomor induk kependudukan (NIK), alamat, nomor Kartu Keluarga, tanggal lahir, serta memilih rute keberangkatan. Penentuan tanggal berangkat dilakukan saat aktivasi tiket yang berlangsung pada 1–12 Maret 2026.
Program ini diperuntukkan bagi warga yang berdomisili di Jawa Barat dan hendak mudik ke luar provinsi. Sebaliknya, masyarakat dari luar Jawa Barat yang ingin pulang ke Jawa Barat juga dapat memanfaatkan fasilitas tersebut.
Keberangkatan dijadwalkan pada 13, 14, dan 15 Maret 2026. Titik kumpul bus tersebar di sejumlah lokasi, antara lain Terminal Leuwipanjang Bandung, Terminal Cikarang, dan Kota Bekasi. Total armada yang disiapkan mencapai 74 bus.
Melalui program ini, pemerintah berharap masyarakat dapat pulang kampung dengan lebih aman dan nyaman tanpa harus mengeluarkan biaya perjalanan.
Penggunaan bus juga diharapkan dapat mengurangi pemakaian kendaraan pribadi, sehingga membantu menekan potensi kemacetan saat arus mudik berlangsung.
- Penulis: Atep Hilmansyah



