Breaking News
Trending Tags

Upaya Pemulihan Ekonomi, BPDASHL Musi Gelar Padat Karya Mangrove

  • account_circle kusnadi
  • calendar_month Selasa, 24 Nov 2020 00:14 WIB
  • visibility 266
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Padat Karya Penanaman Mangrove di Provinsi Sumatera Selatan melalui BPDASHL Musi meliputi luas 310 hektar yang tersebar di 2 Kabupaten yaitu Banyuasin dan Ogan Komering Ilir (OKI). Kegiatan ini melibatkan sebanyak 629 orang dan menyerap 34.076 Hari Orang Kerja (HOK).

Untuk Kabupaten OKI, lokasi berada di wilayah kecamatan Tulung Selapan pada Desa Simpang Tiga Abadi, Desa Simpang Tiga Jaya, Desa Sungai Lumpur. Penanaman dilakukan dengan luas 230 hektar dan melibatkan 456 orang yang tergabung dalam 5 kelompok Masyarakat:

  1. Kelompok BAKAU ABADI berjumlah 100 Orang meliputi luas 50 hektar,
  2. Kelompok PEDULI MANGROVE berjumlah 100 Orang meliputi luas 50 hektar,
  3. Kelompok BAKAU JAYA ABADI berjumlah 100 Orang meliputi luas 50 Hektar,
  4. Kelompok HUTAN MANGROVE berjumlah 96 orang meliputi luas 50 hektar
  5. Kelompok Pencinta Mangrove berjumlah 65 Orang meliputi luas 30 Hektar.

Dalam Padat Karya Penanaman Mangrove ini setiap tahapan pelaksanaan mulai dari persiapan hingga penanaman dibayarkan kepada masyarakat melalui mekanisme account to account ke rekening anggota kelompok berdasarkan prestasi kerja masing-masing.

Belum lama ini pencanangan Padat Karya Mangrove lingkup kabupaten OKI ditandai dengan penanaman mangrove bersama Wakil Bupati Ogan Komering Ilir. Hadir dalam acara ini unsur OPD terkait, UPT Kementerian LHK, serta masyarakat pelaksana Padat Karya Mangrove.

Kepala Balai Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung Musi Siswo, S.Hut.,M.Si mengungkapkan tujuan utama kegiatan ini, dengan adanya pendemi covid 19, semua terdampak terutama terhadap ekonomi, yang mengakibatkan daya beli menurun, pendapatan menurun. Oleh karena itu, salah satu upaya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui BPDASHL meluncurkan program pemulihan ekonomi nasional padat karya penanaman mangrove.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: kusnadi
expand_less