Breaking News
Trending Tags

Kemenperin Lakukan Kerja Sama Industri 4.0 dengan Taiwan

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Minggu, 26 Mei 2019 09:24 WIB
  • visibility 507
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Lima sektor besar prioritas pengembangan industri 4.0 pendekatannya menggunakan sector based. Pada sektor tersebut, akan diimplementasikan smart factory dengan implementasi internet of things (IoT), big datadigital printing dan tools lainnya yang merupakan bagian industri 4.0,” terangnya.

Beberapa perusahaan yang sudah menjadi percontohan dalam implementasi industri 4.0, yaitu (1) PT Indolakto untuk sektor industri makanan dan minuman, (2) PT Pupuk Kaltim untuk sektor industri kimia, (3) PT Pan Brothers, Tbk untuk sektor industri tekstil dan pakaian, (4) PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia untuk sektor industri otomotif, serta (5) PT Hartono Istana Teknologi untuk sektor industri elektronika.

Perusahaan-perusahaan tersebut merupakan penerima penghargaan INDI 4.0 yang digagas Kemenperin. “Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) merupakan indeks acuan bagi industri dan pemerintah dalam mengukur tingkat kesiapan industri bertransformasi menuju industri 4.0 di Indonesia,” jelas Menperin.

Kemenperin meyakini, penerapan ekonomi digital akan mampu menciptakan peluang baru. Berdasarkan hasil penelitian McKinsey dan PricewaterhouseCoopers (PwC), ekonomi digital mampu meningkatkan nilai tambah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional sebesar USD150 miliar pada tahun 2025.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less