PDI Perjuangan DKI Jakarta Tolak Program Normalisasi Sungai Dihapus di Draf Perubahan RPJMD
- account_circle kusnadi
- calendar_month Rabu, 10 Feb 2021 16:50 WIB
- visibility 247
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sungai Kalimalang
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Selain itu, Gembong menyampaikan, draf kali ini merupakan perubahan total dari RPJMD 2017. Dalam draf RPJMD 2017-2020, terdapat pemangkasan sejumlah kegiatan.
“Iya. Ini contohnya dari jumlah kegiatan yang dalam RPJMD ada sekitar 280 sekian, itu direvisi menjadi 100 sekian. Jadi separuhnya yang di drop. Contohnya seperti itu, jadi jauh sekali,” terangnya
Dilihat detikcom, dalam draf perubahan RPJMD tahun 2017-2022 tepatnya di halaman IX-105, program normalisasi sungai dihapus. Rencananya, Pemprov DKI Jakarta menerapkan konsep naturalisasi.
“Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta untuk mengurangi dampak daya rusak air adalah melalui pembangunan dan revitalisasi prasarana sumber daya air dengan konsep naturalisasi,” demikian mengutip draf perubahan RPJMD 2017-2022 dilihat detikcom, Rabu (10/2/2021).
Diwawancara terpisah, Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pembahasan RPJMD ini akan mengakomodasi masukan semua pihak. Dia meyakinkan penyusunan ini untuk kepentingan masyarakat Jakarta.
“Semuanya telah diatur, disusun bersama terkait dengan RPJMD sekarang dalam proses draf pembahasan. Nanti kita akan cek semuanya akan kita diskusikan, prinsipnya program RPJMD yang disusun oleh Pemprov DKI Jakarta dibuat sedemikian mengakomodir masukan dari semua pihak, dan kita buat sebaik mungkin untuk kepentingan masyarakat Jakarta,” kata Riza pada Selasa (9/2) malam.
- Penulis: kusnadi




