Ojek Online Kecam Bos Blue Taksi
- account_circle khasanah
- calendar_month Selasa, 3 Sep 2019 14:10 WIB
- visibility 371
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sopir ojek online (ojol) yang tergabung Himpunan Driver Bandung Raya (HDBR) berunjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (3/9/2019). Mereka mengecam ucapan kontroversi bos Big Blue Taxi, Datuk Shamsubahrian Ismail, yang menyinggung Gojek dan menyebut Indonesia miskin.
Para driver ojol ini membawa Merah-Putih selama aksi demonstrasi. Ketua Harian I HDBR Adjie Osenx mengatakan pihaknya mendorong pemerintah Indonesia bereaksi berkaitan pernyataan dari Ismail.
Ismail memang sudah meminta maaf soal pernyataan kontroversi tersebut. “Kami khususnya yang ada di Bandung, mewakili suara-suara yang sama dengan di provinsi lain, jelas ingin tindakan nyata dari pemerintah. Jangan hanya lontaran permintaan maaf, bahkan itu harus dibuat sesuatu yang lebih terbuka dari atas sampe ke bawah mendengar. Ini adalah pelecehan moralitas terhadap bangsa Indonesia,” tutur Adjie.
Wakil Komandan Satgas HDBR Setia Darmadi menegaskan permintaan maaf bos taksi Malaysia itu tidak cukup. Sebab Ismail dua kali menyinggung Indonesia.
“Ini kejadian dua kali, kalau dengan statement penyelesaian oleh media yang pertama sudah cukup. Tapi kan ini muncul kedua kali, bahkan lebih pedas,” ucap Setia.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




