Anggaran Covid-19 di Kota Cimahi Dari Total 195 Miliar Baru Terserap 36 Persen
- account_circle kusnadi
- calendar_month Sabtu, 12 Sep 2020 16:46 WIB
- visibility 255
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kantor Pemerintahan Kota Cimahi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Anggaran Covid-19 di Kota Cimahi mencapai Rp 195 miliar baru terserap sekitar 36 persen atau Rp 69 miliar per Agustus. Anggaran tersebut merupakan hasil refocusing dan realokasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi tahun 2020 yang dihimpun ke dalam Bantuan Tak Terduga (BTT).
“Dari total Rp 195 miliar baru diserap sekitar Rp 69 miliar atau sekitar 36 persen,” terang Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna, Jumat (11/9/2020).
Ajay menyebutkan hingga saat ini, anggaran Covid-19 masih menyisakan Rp 126 miliar, masih banyaknya sisa anggaran tersebut bukan berarti pihaknya membatasi belanja kebutuhan penanganan virus korona di Kota Cimahi. Namun penggunaan anggaran tersebut akan dilakukan secara efisien dan tepat guna untuk kepentingan penanganan pandemi virus korona.
” bukan berarti dihamburkan, tapi terus mengoptimalkan untuk bagaimana tepat sasaran dan tepat guna,” sebutnya.
Lebih lanjut Ajay mengatakan, BTT tersebut tak akan tersentuh saat APBD Perubahan yang saat ini tengah dibahas. Sebab anggarannya masih dibutuhkan untuk penanganan Covid-19. Apalagi tren kasus tersebut khususnya di Kota Cimahi cenderung terus mengalami penambahan.
“Kondisi tersebut otomatis biaya belanja untuk kebutuhan penanganan akan terus dilakukan, seperti keperluan barang habis pakai untuk kelengkapan swab test. Kemudian untuk menjaga sampai Desember. Ini kan kebutuhan rumah sakit misalkan yang sekali habis pakai itu kan terus,” ungkapnya.
- Penulis: kusnadi




