Launching Digitalisasi Pasar Rakyat Kota Cimahi
- account_circle kusnadi
- calendar_month Selasa, 16 Nov 2021 07:58 WIB
- visibility 287
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ngatiyana mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh Kemeterian Perdagangan terkait hal tersebut, “BI dan Kemendag RI telah melakukan langkah yang tepat untuk mempercepat digitatalisasi transaksi yang menjadi kebutuhan warga di masa pandemi ini melalui pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard dalam memudahkan pelaku usaha dalam transaksi digital.”paprnya.
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, yang juga turut hadir dalam Launching Pasar Digital Kota Cimahi mengungkapkan dua kata kunci dari program ini adalah inovasi dan digitalisasi.
“Inovasi dan digitalisasi, dua program ini masuk. Pertama kolaborasi antara perbankan dengan pasar tradisional dan juga dengan Pemerintah. Inovasi biasa transaksi di pasar pakai uang secara tunai Sekaran pakai digital. Digitalisasi jelas, transaksi kini menggunakan HP, ini akan memudahkan penjual dan ini lebih safety,” ungkap Uu.
Uu pun menjelaskan rencana Pemerintah untuk membuat pasar bertaraf nasional sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah pada masyarakat agar masyarakat tetap memilih pasar tradisional untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Menegaskan kesiapan Pemerintah Kota Cimahi, Ngatiyana mengaku siap untuk turut serta menyukseskan program Digitalisasi Pasar Rakyat dengan terus menghimbau kepada kalangan pedagang pasar tradisional di Kota Cimahi agar dapat menerapkan digitalisasi dalam proses transaksi penjualan maupun pembayarannya.
- Penulis: kusnadi



