Ungkap Strategi Anti Penipuan untuk Startup Fintech, Maxy Academy Mengundang Pakar Fintech
- account_circle vritimes com
- calendar_month Rabu, 20 Nov 2024 19:03 WIB
- visibility 398
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Didorong oleh kegelisahan tersebut dan pengalaman pribadi, Tommy mengambil langkah besar untuk mendirikan Mulai.com. “Saya mendapat cerita dari seorang kolega yang mengalami kerugian hingga $2 juta akibat penipuan. Saat itu saya berpikir, ‘Kalau ada solusi yang lebih terjangkau, pasti bisa membantu banyak fintech kecil terhindar dari masalah serupa,’” ungkap Tommy. Ia menjelaskan bahwa dengan hadirnya Mulai.com, perusahaan startup bisa mendapatkan layanan AML dengan biaya yang jauh lebih efisien.
Tommy juga menjelaskan tantangan besar di sektor ini, yaitu biaya compliance dan pencegahan penipuan yang bisa mencapai 30% hingga 60% dari pendapatan transaksi. “Kita semua tahu bahwa keamanan sangat penting, tetapi bagi banyak pengusaha fintech, ini menjadi dilema karena harus memilih antara keamanan dan keuntungan,” ujarnya. Tommy juga mengungkapkan data tentang pasar global untuk layanan anti-kejahatan finansial, di mana kawasan Amerika menghabiskan sekitar $740 miliar per tahun untuk keperluan compliance anti-financial crime, yang menunjukkan betapa pentingnya sektor ini di industri fintech.
Strategi Go-To-Market Mulai.com: Pendekatan Tiga Tahap
Tommy kemudian memaparkan strategi “Go-To-Market” Mulai.com yang terdiri dari tiga tahap utama: Referral, Growth, dan Replicate. Strategi ini dirancang untuk membangun kepercayaan, memperluas jangkauan, dan memastikan Mulai.com bisa diadopsi secara luas di berbagai fintech.
- Penulis: vritimes com




