OKX Bantah Tuduhan Gagal Blokir Peretas Bybit dalam Investigasi Regulator Eropa
- account_circle Hasanah 012
- calendar_month 14 Maret 2025, 11:48 WIB
- visibility 155
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi Bybit.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID, NASIONAL – Bursa cryptocurrency OKX yang berbasis di Seychelles membantah laporan yang menyebut pihaknya sedang diselidiki oleh regulator Eropa karena tidak memblokir peretas Bybit. OKX menegaskan bahwa tuduhan tersebut berasal dari pernyataan yang dibuat oleh pihak Bybit dan tidak mencerminkan fakta sebenarnya.
Dalam sebuah unggahan di platform X pada 11 Maret, OKX mengklarifikasi bahwa setelah insiden peretasan yang dialami Bybit, mereka segera mengambil langkah untuk mencegah dana hasil kejahatan masuk ke platform mereka. Selain itu, mereka juga mengembangkan fitur baru yang mampu mendeteksi serta memblokir alamat peretas agar tidak dapat mengakses layanan dompet terdesentralisasi (DEX) maupun dompet Web3 mereka.
Pernyataan ini merupakan respons terhadap laporan Bloomberg yang mengklaim bahwa regulator Eropa tengah meneliti layanan dompet kustodian OKX. Laporan tersebut menyebutkan bahwa dana hasil peretasan Bybit, yang diduga dilakukan oleh kelompok peretas asal Korea Utara, digunakan untuk mencuci aset digital senilai $100 juta melalui layanan dompet OKX Web3.
CEO Bybit, Ben Zhou, dalam laporannya pada 4 Maret, menyatakan bahwa dari total 40.233 ETH yang dipindahkan melalui layanan proxy OKX Web3, hanya 16.680 ETH yang berhasil dilacak. Sisanya, sebanyak 23.553 ETH, tidak dapat dilacak, sehingga memunculkan dugaan bahwa Bybit perlu mendapatkan informasi tambahan dari sistem OKX Web3. Laporan ini juga menyebutkan bahwa beberapa regulator Eropa telah meminta Otoritas Pasar dan Sekuritas Eropa (ESMA) serta Otoritas Perbankan Eropa untuk mengambil tindakan terhadap OKX terkait kasus ini.
Namun, OKX menegaskan bahwa layanan dompet Web3 yang mereka tawarkan memiliki kesamaan dengan layanan yang diberikan oleh bursa cryptocurrency lain. Mereka juga mengkritik Bybit karena dianggap menyebarkan informasi yang tidak benar mengenai peran OKX dalam kasus ini.
“Kami akan terus mendukung Bybit dalam memperkuat industri ini. Namun, kami sepenuhnya menolak klaim yang tidak berdasar dari Bybit yang menyebabkan kesalahpahaman tentang peran kami dalam insiden yang berawal dari celah keamanan di platform mereka,” tegas OKX.
OKX menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan regulator guna memastikan keamanan ekosistem kripto, sekaligus menjaga kepercayaan pengguna terhadap platform mereka.
- Penulis: Hasanah 012



