Breaking News
Trending Tags

Mengenal Hari Bumi yang Diperingati Setiap 22 April, Begini Sejarahnya

  • account_circle anshori
  • calendar_month 22 April 2026, 13:00 WIB
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HASANAH.ID – Hari Bumi merupakan momen tahunan yang diperingati setiap tanggal 22 April oleh masyarakat di berbagai belahan dunia. Peringatan ini lahir dari gerakan kesadaran lingkungan yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi bumi sekaligus mendorong perlindungan terhadap lingkungan hidup. Seiring waktu, Hari Bumi berkembang menjadi simbol global atas komitmen manusia dalam menjaga keberlanjutan planet yang menjadi tempat tinggal bersama.

Setiap tahunnya, peringatan Hari Bumi melibatkan partisipasi besar-besaran dari masyarakat dunia. Tidak kurang dari miliaran orang di lebih dari 193 negara turut serta dalam berbagai kegiatan, mulai dari kampanye lingkungan, aksi bersih-bersih, penanaman pohon, hingga diskusi edukatif. Skala partisipasi ini menjadikan Hari Bumi sebagai salah satu gerakan sipil terbesar di dunia yang berfokus pada isu lingkungan.

Meski tanggal 22 April lebih populer sebagai Hari Bumi, sebenarnya terdapat juga peringatan serupa yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tanggal 20 Maret. Tanggal tersebut bertepatan dengan momen ekuinoks musim semi, yang memiliki makna keseimbangan alam. Gagasan ini pertama kali diperkenalkan oleh John McConnell pada tahun 1969 sebagai simbol harmoni antara manusia dan bumi.

Sejarah Hari Bumi tidak bisa dilepaskan dari kontribusi sejumlah tokoh penting yang memiliki visi besar terhadap isu lingkungan. Salah satu figur utama adalah Gaylord Nelson, seorang senator dari negara bagian Wisconsin, Amerika Serikat. Ia dikenal luas sebagai penggagas utama Hari Bumi karena keprihatinannya terhadap kerusakan lingkungan yang semakin mengkhawatirkan pada masa itu.

Gaylord Nelson memiliki tekad kuat untuk membawa isu lingkungan ke tingkat nasional. Ia ingin masyarakat luas, khususnya generasi muda, lebih peduli terhadap kondisi alam. Untuk mewujudkan ide tersebut, Nelson kemudian menggandeng seorang aktivis muda bernama Denis Hayes.

Denis Hayes, yang saat itu masih berstatus mahasiswa pascasarjana di Harvard, dipercaya menjadi koordinator nasional untuk pelaksanaan Hari Bumi pertama. Di bawah kepemimpinannya, konsep awal yang hanya berupa kegiatan edukasi di kampus berkembang menjadi gerakan nasional yang jauh lebih besar. Ia berhasil menggerakkan berbagai elemen masyarakat untuk ikut serta dalam aksi nyata.

Selain Nelson dan Hayes, peran John McConnell juga sangat signifikan dalam sejarah Hari Bumi. Pada sebuah konferensi UNESCO yang digelar di San Francisco pada tahun 1969, McConnell mengusulkan ide untuk menetapkan satu hari khusus sebagai bentuk penghormatan terhadap bumi dan perdamaian global. Usulan tersebut kemudian diwujudkan melalui sebuah proklamasi yang ditulis olehnya dan ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal PBB saat itu, U Thant.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: anshori
expand_less