500 Kios Ludes, Kebakaran Pasar Taman Puring Dipastikan Tak Timbulkan Korban Jiwa
- account_circle Hasanah 014
- calendar_month Selasa, 29 Jul 2025 15:12 WIB
- visibility 125
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi Kebakaran (Sumber: Freepik)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID – Kebakaran hebat menghanguskan Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (28/7) malam. Peristiwa ini mengakibatkan ratusan kios terbakar, memicu kepanikan, dan memaksa ratusan personel pemadam dikerahkan sepanjang malam untuk memadamkan api. Meskipun begitu, tidak ada korban jiwa dilaporkan dalam kejadian ini.
Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 18.02 WIB dan berlangsung selama beberapa jam. Lokasi pusat api diketahui berada di bagian tengah pasar. Ratusan petugas pemadam dan puluhan armada dikerahkan untuk mengendalikan si jago merah yang melahap ratusan kios.
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara, menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan korban meninggal dunia.
“Alhamdulillah, informasi sampai dengan saat ini tidak ada korban jiwa. Demikian juga anggota kami 118 orang Alhamdulillah tidak ada,” ungkap Bayu dalam keterangannya.
Kios-kios yang terbakar berada di blok JS 29. Totalnya ada sekitar 552 unit kios yang menempati area seluas kurang lebih 2.000 meter persegi. Sementara, luas bangunan yang terbakar diperkirakan mencapai 1.500 meter persegi. Bayu menambahkan bahwa pihaknya belum bisa memastikan dari mana api berasal karena proses olah tempat kejadian perkara (TKP) baru dapat dilakukan setelah kondisi benar-benar aman.
Untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa, enam petugas disiagakan semalaman di lokasi.
“Masih ada enam petugas kami yang berupaya untuk memadamkan sisa api dan tetap ada temen-temen anggota kami yang standby di sini sampai dengan esok hari, memastikan bahwa betul-betul udah padam semuanya,” jelas Bayu.
Proses pemadaman tidak berjalan mudah. Sekretaris Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Sugeng Wiyono, mengungkapkan bahwa timnya mengalami kesulitan karena jarak sumber air cukup jauh dan akses jalan tersendat oleh kemacetan.
“Kesulitan kami ini traffic sangat macet, berikutnya akses sumber air agak jauh sehingga kami agak kesulitan,” tutur Sugeng, dikutip dari CNNIndonesia TV. Ia menambahkan bahwa upaya awal dilakukan dengan teknik dinamis, tetapi tim harus menyambungkan selang secara bertahap ke sumber air karena jaraknya yang cukup jauh.
Sebanyak 35 unit kendaraan pemadam kebakaran bersama 118 personel dikerahkan ke lokasi. Air untuk pemadaman disuplai dari dua titik, salah satunya berasal dari Taman Langsat. Proses pemadaman turut dibantu oleh personel gabungan termasuk kepolisian yang mengatur lalu lintas di sekitar lokasi. Bayu menyatakan bahwa sejauh ini pihaknya belum menghitung jumlah kerugian akibat kebakaran karena masih fokus pada pemadaman.
“Kami belum sampai ke sana (menghitung kerugian), tugas kami memadamkan api,” ujarnya.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, mengatakan bahwa seluruh kios di pasar itu, yang berjumlah sekitar 500 unit, diduga hangus terbakar.
“Kemungkinan ini semuanya terbakar, semua unit kurang lebih 500 itu terbakar semuanya, karena api masih di tengah, bagian tengah juga masih menyala belum bisa dipadamkan oleh petugas,” jelas Nicolas kepada awak media.
Berdasarkan penelusuran sementara, api diperkirakan berasal dari salah satu toko yang sudah dalam keadaan tutup. Jam operasional Pasar Taman Puring diketahui berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.
“Api itu sudah mulai terlihat oleh salah satu pemilik toko, keluar asap terlihat dari salah satu toko yang sudah tutup di tengah. Kita belum bisa pastikan itu toko jualan pakaian atau celana ataupun sepatu atau elektronik,” ujar Nicolas.
Pada pukul 21.35 WIB, api berhasil dijinakkan. Kobaran api tidak lagi terlihat, meskipun sejumlah petugas pemadam masih melanjutkan proses pendinginan. Asap hitam yang sebelumnya mengepul pun telah berubah menjadi putih tipis yang menandakan intensitas api menurun.
Di sisi lain, barang dagangan milik pedagang dievakuasi ke Polsek Kebayoran Baru, yang lokasinya tidak jauh dari pasar. Jurnalis Transmedia, Aji Atmoko, melaporkan bahwa sejumlah barang milik pedagang terlihat diamankan di halaman Polsek.
Selain itu, tahanan yang berada di Polsek Kebayoran Baru juga turut dievakuasi sebagai langkah antisipasi.
“Sejauh ini tadi empat saya tanyakan untuk para tahanan di Polsek Kebayoran sudah dalam kondisi aman, evakuasi, tidak ada satupun tahanan dalam polsek,” kata Aji di lokasi.
- Penulis: Hasanah 014




