Riduan Resmi Jabat Direktur Utama Bank Mandiri Gantikan Darmawan Junaidi
- account_circle Hasanah 014
- calendar_month Senin, 4 Agt 2025 11:40 WIB
- visibility 150
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sumber: Dokumentasi Bank Mandiri
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID – Komposisi jajaran direksi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. kembali mengalami perubahan. Lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Senin, 4 Agustus 2025, Riduan resmi ditetapkan sebagai Direktur Utama Bank Mandiri, menggantikan Darmawan Junaidi yang sebelumnya menjabat sejak tahun 2020.
Penetapan Riduan dilakukan dalam forum pemegang saham yang diselenggarakan di Menara Mandiri, Jakarta. Rapat yang semula dijadwalkan pukul 15.00 WIB itu, dimajukan menjadi pukul 09.00 WIB sebagaimana diumumkan di situs resmi Bursa Efek Indonesia. Agenda utama dalam rapat tersebut adalah perubahan struktur kepengurusan perseroan.
Selain Riduan, Henry Panjaitan juga turut dipercaya sebagai Wakil Direktur Utama. Ia sebelumnya menjabat sebagai Direktur Bisnis Penjaminan di PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo). Dalam penunjukan tersebut, pemegang saham memberikan persetujuan penuh atas nama-nama baru yang akan memimpin strategi bisnis Bank Mandiri ke depan.
Diketahui, sebelum mengemban jabatan baru sebagai Direktur Utama, Riduan telah lama berkecimpung di lingkungan bank milik negara tersebut. Ia pernah menjabat sebagai Komisaris di PT Mandiri Sekuritas pada periode 2018–2019, serta memegang posisi Regional CEO II/Sumatra 2 Bank Mandiri pada tahun 2016–2017. Pengalaman lainnya termasuk posisi Senior Executive Vice President Middle Corporate Bank Mandiri (2017–2019).
Karier Riduan terus menanjak ketika dirinya diangkat sebagai Direktur Commercial Banking periode 2019–2024. Pada 2024, ia kembali dipercaya sebagai Direktur Corporate Banking sebelum akhirnya menduduki posisi puncak pada tahun ini.
Sebelumnya, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 25 Maret 2025, Darmawan Junaidi sebenarnya telah kembali ditunjuk sebagai Direktur Utama untuk periode berikutnya. Namun, melalui RUPSLB terkini, tampuk kepemimpinan tersebut diserahkan kepada Riduan.
Rapat pada Maret lalu juga telah memberhentikan sejumlah pejabat direksi dan komisaris. Dalam jajaran direksi, Alexandra Askandar, Agus Dwi Handaya, Aquarius Rudianto, Rohan Hafas, dan Sigit Prastowo tak lagi menjabat. Sementara dari kursi dewan komisaris, nama-nama seperti M. Chatib Basri, Tedi Bharata, Arif Budimanta, Loeke Larasati Agoestina, Faried Utomo, Muliadi Rahardja, Heru Kristiyana, dan Rionald Silaban telah diberhentikan.
- Penulis: Hasanah 014





