Wali Kota Sukabumi Tekankan Efisiensi Pengusulan DAK 2026, PAD Tumbuh Signifikan
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
- visibility 151
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menyoroti pentingnya penyesuaian dalam pengajuan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2026 agar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan prioritas daerah. Hal itu disampaikannya saat mengikuti rapat koordinasi dan sosialisasi pengusulan DAK di Jakarta, baru-baru ini.
Zaki menjelaskan, dalam dua tahun terakhir, alokasi DAK mengalami perubahan cukup mencolok. DAK Fisik yang pada 2024 mencapai Rp34 miliar, turun drastis menjadi Rp16,9 miliar di 2025. Sebaliknya, DAK Nonfisik justru naik dari Rp130 miliar menjadi Rp137,9 miliar.
“Pembangunan di daerah masih sangat bergantung pada dukungan pemerintah pusat maupun provinsi,” ujar Zaki melalui keterangan resmi Pemkot Sukabumi.
Meski menghadapi penurunan pada pos tertentu, Zaki tetap optimis dengan capaian fiskal daerah. Ia menyebutkan, hingga Juni 2025, Pendapatan Asli Daerah (PAD) murni Kota Sukabumi telah menunjukkan pertumbuhan 60 persen.
“Setiap hari kami bisa memantau langsung penerimaan, ini memberi gambaran lebih jelas terhadap kinerja fiskal,” ucapnya.
Ia menekankan bahwa penguatan sumber pendapatan di luar pajak dan retribusi—seperti melalui BUMD, BLUD, hingga perusahaan daerah—akan menjadi fokus utama. Dengan langkah ini, Pemkot menargetkan peningkatan kategori fiskal Sukabumi dari posisi lemah menjadi sedang, bahkan kuat di masa mendatang.
- Penulis: Bobby Suryo



