Breaking News
Trending Tags

Pratikno Minta Persoalan Rakyat Diatasi Lewat Baznas

  • account_circle Hasanah 014
  • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025 15:58 WIB
  • visibility 153
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HASANAH.ID – Pemerintah membuka ruang kolaborasi lebih luas dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) agar lembaga tersebut dapat ikut serta dalam menangani persoalan mendesak masyarakat. Dorongan itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno.

Pratikno menegaskan bahwa Baznas bisa berperan sebagai pendamping pemerintah melalui pengelolaan dana zakat yang mereka himpun.

“Kemenko PMK memiliki tugas mengurusi kesejahteraan rakyat. Karena itu, Baznas dengan kekuatan zakat diharapkan dapat menjadi pendamping penting bagi pemerintah,” ujarnya, Kamis (28/8/2025).

Ia memaparkan, sebagian besar program di bawah koordinasi Kemenko PMK menyentuh langsung aspek kesejahteraan masyarakat. Program tersebut mencakup bidang kesehatan, pendidikan, perlindungan perempuan dan anak, kelompok rentan, pembangunan karakter, hingga penanganan bencana.

Lebih jauh, Pratikno menambahkan bahwa program prioritas Presiden Prabowo Subianto juga berhubungan erat dengan kebutuhan dasar masyarakat. Beberapa di antaranya adalah pemeriksaan kesehatan gratis, penuntasan TBC, percepatan penurunan stunting, pembangunan rumah sakit, renovasi sekolah, Sekolah Unggul Garuda, serta digitalisasi pembelajaran.

Menurut dia, Baznas dapat memperkuat pelaksanaan program tersebut, terutama pada kondisi yang menuntut fleksibilitas tinggi.

“Baznas memiliki peran strategis dalam memperkuat program tersebut, terutama dalam hal-hal mendesak yang membutuhkan fleksibilitas,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa lembaga zakat ini berpotensi menjadi pelengkap kebijakan pemerintah maupun pemerintah daerah, khususnya dalam situasi darurat.

“Misalnya, dalam keadaan darurat bencana, atau hal-hal di luar normalitas. Baznas bisa menutup kelemahan pemerintah,” jelas mantan Menteri Sekretaris Negara itu.

Pratikno mencontohkan, dampak bencana tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga menghentikan aktivitas ekonomi masyarakat, mengganggu UMKM, menutup pabrik, hingga melumpuhkan rantai logistik dan transportasi.

Ia pun mengapresiasi kiprah Baznas selama ini yang turut membantu di dalam negeri maupun menyalurkan dukungan kemanusiaan ke Myanmar dan Palestina.

“Baznas sudah banyak membantu, baik di dalam negeri sampai dukungan kemanusiaan ke Myanmar dan Palestina. Kolaborasi ini harus terus diperkuat,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menyebut ada tiga bidang prioritas yang bisa diperkuat melalui kerja sama dengan Baznas, yakni kesehatan, bencana, dan pendidikan.

“Untuk program yang sifatnya urgent, pemerintah perlu mitra yang bisa bergerak cepat. Di sinilah peran Baznas sangat penting,” katanya.

Sebagai penutup, Pratikno menekankan pentingnya membangun koalisi bersama untuk urusan pembangunan manusia dan kebudayaan.

“Kita bisa bentuk semacam koalisi urusan PMK. Apa-apa yang bisa kita kerjakan bersama, mari kita kolaborasikan,” tandasnya.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Hasanah 014
expand_less