Breaking News
Trending Tags

BPOM Temukan Ratusan Takjil Berbahaya, Mengandung Formalin hingga Boraks

  • account_circle Aramuti Bunga
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026 19:23 WIB
  • visibility 160
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Formalin

Kandungan formalin kerap ditemukan pada mi kuning, tahu, tahu bakso, teri nasi, cincau hitam, tahu kotak, dan sambal goreng cumi asin.

Makanan dengan kandungan formalin cenderung memiliki tekstur yang tidak mudah putus atau hancur, berbau khas formalin, dan bisa bertahan selama satu hari di suhu ruang.

Rhodamin B

Kandungan rhodamin B sering ditemukan pada aneka kerupuk, bolu, jelly merah, es guava, kue mangkok, hingga sirop merah.

Ciri khas makanan yang mengandung zat berbahaya ini biasanya berwarna merah muda atau pink mencolok, terlihat berpendar, hingga warna yang tidak merata seperti titik-titik warna.

Boraks

Boraks sering ditemukan pada mi kuning basah, kerupuk terigu, kerupuk, kerupuk beras, mi basah, sotong, janggelan, dan lontong.

Karakteristik makanan yang mengandung boraks biasanya bertekstur kenyal, tidak mudah hancur, dan tidak lengket.

Mentanil yellow

Makanan yang biasanya menggunakan mentanil yellow di antaranya adalah kerupuk, terasi, kembang gula, sirop, sosis, manisan, hingga biskuit.

Ciri-cirinya cenderung berwarna kuning mencolok, cerah mengilap, dan terkadang berpendar.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Aramuti Bunga
expand_less