Viral Bule Italia Ngamuk di Bali, Motor Ditendang dan Warga Lokal Dipukuli
- account_circle Friska Putri Aryananta
- calendar_month 09 April 2026, 18:00 WIB
- visibility 73
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR, Hasanah.id – Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh ulah seorang Bule yang bertindak arogan di wilayah Denpasar, Bali. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Italia menjadi sorotan setelah diduga melakukan kekerasan terhadap warga lokal hanya karena hal sepele—merasa terganggu oleh suara aktivitas memasak.
Peristiwa ini sontak viral dan memicu kemarahan publik, terutama karena tindakan pelaku dinilai sudah melewati batas dan mengancam rasa aman masyarakat sekitar.
Kronologi Bule Ngamuk di Denpasar
Insiden tersebut dialami oleh pemilik akun Instagram @yuniliawt pada Senin pagi sekitar pukul 08.00 WITA. Berdasarkan informasi yang beredar, identitas pelaku telah dikonfirmasi sebagai warga negara Italia setelah paspornya berhasil diidentifikasi.
Kejadian bermula saat korban tengah beraktivitas seperti biasa di dapur. Namun, pelaku yang merasa terganggu justru bereaksi berlebihan dengan menggedor tembok secara agresif.
Tak berhenti di situ, Bule tersebut kemudian mendatangi rumah korban dan melakukan aksi yang lebih brutal. Dalam video yang beredar luas, terlihat jelas pelaku menendang sepeda motor hingga rusak, bahkan melakukan pemukulan terhadap suami korban.
Kasus ini turut menarik perhatian aktivis kemanusiaan Bali, Niluh Djelantik. Melalui unggahan di media sosial, ia meminta aparat kepolisian segera mengambil tindakan tegas.
“Kepada Polresta Denpasar @polrestadenpasar mohon agar dapat mengamankan pelaku kekerasan pada warga lokal,” tulis Niluh dalam pernyataannya.
Korban diketahui telah melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Denpasar pada hari yang sama. Pihak kepolisian juga disebut telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Namun hingga saat ini, pelaku Bule tersebut dikabarkan belum diamankan maupun dipanggil untuk pemeriksaan. Hal ini memicu kekhawatiran dari pihak korban.
“Kami sudah membuat laporan ke Polresta tadi pagi, sudah dilakukan olah TKP. Tapi pelaku WNA-nya sama sekali belum dipanggil ataupun diamankan. Kami disuruh menunggu maksimal beberapa hari, takutnya terlapor keburu pindah atau kabur,” ungkap @yuniliawt saat merespons bantuan dari Niluh Djelantik.
Fakta lain yang terungkap, aksi ini bukanlah yang pertama dilakukan pelaku. Korban menyebut bahwa bule tersebut kerap menunjukkan sikap intimidatif setiap kali mendengar aktivitas rumah tangga seperti mandi atau menyapu.
Hal ini diduga karena posisi kamar pelaku yang berdekatan langsung dengan dapur dan kamar mandi korban, sehingga suara aktivitas sehari-hari kerap terdengar.
Sumber Foto: Lambe Turah
- Penulis: Friska Putri Aryananta



