Breaking News
Trending Tags

Houthi Bersumpah Tingkatkan Serangan ke AS dan Israel Jika Perang Terus Berlanjut di Timur Tengah

  • account_circle MFC Team
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026 22:05 WIB
  • visibility 269
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Ketegangan di wilayah Timur Tengah semakin membara setelah kelompok Houthi dari Yaman mengeluarkan pernyataan keras. Houthi bersumpah tingkatkan serangan ke AS dan Israel sebagai bentuk respons atas agresi yang tak kunjung usai di kawasan tersebut. Pernyataan ini muncul di tengah eskalasi yang melibatkan berbagai aktor kekuatan besar, termasuk ancaman blokade laut di Selat Hormuz yang semakin nyata.

Langkah berani ini diambil sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina dan perlawanan terhadap dominasi Barat. Melalui juru bicaranya, Houthi bersumpah tingkatkan serangan ke AS dan Israel jika gencatan senjata tidak segera tercapai dan jika pasukan asing terus mencampuri urusan kedaulatan negara-negara di Poros Perlawanan. Situasi ini memicu kekhawatiran global akan terjadinya perang terbuka yang lebih luas.

Eskalasi di Selat Hormuz dan Ancaman Blokade

Ketegangan ini bukan tanpa alasan. Washington baru-baru ini melontarkan ancaman melalui Donald Trump yang menyatakan niatnya untuk memblokade Selat Hormuz. Menanggapi hal tersebut, pihak Houthi bersumpah tingkatkan serangan ke AS dan Israel sebagai balasan yang setimpal. Kelompok ini menegaskan bahwa setiap upaya untuk mengganggu jalur perdagangan dan kedaulatan wilayah tersebut akan dihadapi dengan kekuatan militer yang lebih besar dari sebelumnya.

Di sisi lain, Iran melalui Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) juga telah memperingatkan bahwa setiap kapal militer yang mencoba melintasi Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran serius. Dalam konteks inilah, Houthi bersumpah tingkatkan serangan ke AS dan Israel untuk memastikan bahwa kepentingan Amerika Serikat dan sekutu utamanya, Israel, terganggu secara signifikan di perairan internasional.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: MFC Team
expand_less