Breaking News
Trending Tags

KRONOLOGI LENGKAP: Atensi Kasus Pembunuhan Lansia oleh Kapolda Riau, Dari Aksi Keji Hingga Pengejaran Pelaku

  • account_circle MFC Team
  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026 13:30 WIB
  • visibility 223
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, Hasanah.id – Tabir gelap yang menyelimuti peristiwa berdarah di Jalan Kuantan, Pekanbaru, mulai tersingkap.

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memberikan atensi kasus pembunuhan lansia ini secara mendalam, mengingat kekejian para pelaku yang terekam jelas dalam rangkaian waktu kejadian.

Berikut adalah kronologi lengkap peristiwa yang menimpa almarhumah Dumaris Deniwati Boru Sitio (60).

1. Perencanaan dan Kedatangan Pelaku (Rabu, 29 April – Siang Hari)

Peristiwa memilukan dalam kasus pembunuhan lansia di Pekanbaru ini bermula pada Rabu siang. Berdasarkan rekaman CCTV yang menjadi bukti vital, sebuah mobil Toyota Avanza berwarna hitam terlihat berhenti tepat di depan kediaman korban.

Suasana lingkungan yang relatif sepi dimanfaatkan para pelaku untuk melancarkan aksinya.

Dari dalam mobil tersebut, turun tiga orang yang diduga kuat sebagai eksekutor.

Sosok yang mencolok adalah seorang wanita berkaus hitam yang didampingi oleh pria bermasker, kehadiran mereka yang tampak tenang menunjukkan adanya perencanaan matang sebelum melakukan aksi kekerasan yang memicu atensi kasus pembunuhan lansia dari pimpinan tertinggi Polda Riau.

2. Penyerangan Brutal di Dalam Rumah

Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, situasi berubah menjadi mencekam. Tanpa belas kasihan, para pelaku menyerang Dumaris.

Kasus pembunuhan lansia di Pekanbaru ini tergolong sangat sadis karena pelaku menggunakan balok kayu untuk melumpuhkan korban, Korban yang sudah berusia senja tidak mampu memberikan perlawanan berarti saat hantaman demi hantaman mendarat di tubuhnya.

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyoroti aspek ini sebagai tindakan yang tidak manusiawi. Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di lantai rumahnya. Sebelum meninggalkan lokasi, para pelaku sempat mencoba merusak kabel kamera CCTV untuk menghilangkan jejak digital mereka, meski upaya tersebut tidak sepenuhnya berhasil menghapus bukti kejahatan mereka.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: MFC Team
expand_less