Update Pasar Uang:Rupiah Diprediksi Perkasa di Tengah Perbaikan Rantai Pasok Dunia
- account_circle Hasanah Team
- calendar_month Senin, 4 Mei 2026 14:31 WIB
- visibility 237
- comment 0 komentar
- print Cetak

Rupiah Diprediksi Perkasa di Tengah Perbaikan Rantai Pasok Dunia
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dolar AS Mulai Kehilangan Tenaga
Tak hanya faktor geopolitik di Timur Tengah, melemahnya indeks dolar AS juga memberikan ruang napas bagi rupiah. Sepanjang akhir pekan lalu, Greenback terpantau kehilangan momentum akibat data manufaktur Amerika Serikat yang dilaporkan berada di bawah ekspektasi pasar.
Selain itu, adanya intervensi dari Bank of Japan (BoJ) terhadap yen juga turut memicu pelemahan dolar secara luas. “Intervensi BoJ untuk menguatkan yen pada Jumat lalu menyebabkan indeks dolar AS melorot. Kondisi ini dimanfaatkan oleh mata uang regional untuk menguat,” tambah Lukman.
Menanti Data Ekonomi Domestik
Meski sentimen global cenderung mendukung, para investor kini tengah dalam posisi wait and see menantikan rilis data ekonomi nasional. Fokus utama pelaku pasar tertuju pada data perdagangan dan angka inflasi Indonesia yang dijadwalkan rilis hari ini.
Proyeksi inflasi tahunan (YoY) Indonesia diperkirakan akan mengalami penurunan dari 3,48 persen menjadi 3,0 persen. Selain itu, surplus perdagangan Indonesia yang diprediksi berada di kisaran 4 miliar dolar AS menjadi fondasi kuat yang menjaga stabilitas nilai tukar.
Ringkasan Prediksi Pasar Hari Ini
- Indikator : Estimasi / Status
- IndikatorEstimasi / StatusRange Kurs Rupiah : Rp17.250 – Rp17.400
- Sentimen Global : Positif (Meredanya konflik Selat Hormuz)
- Sentimen Regional : Intervensi Yen menekan Dolar AS
- Target Inflasi YoY : Menurun ke 3,0%
- Ekspektasi Surplus : 4 Miliar Dolar AS
Dengan perpaduan antara kebijakan luar negeri yang mendinginkan suhu geopolitik dunia dan kondisi ekonomi domestik yang tetap solid, rupiah diharapkan mampu bertahan di zona penguatan. Bagi masyarakat dan pelaku usaha, momentum ini menjadi sinyal bahwa stabilitas ekonomi tetap terjaga di tengah dinamika global yang fluktuatif.
Namun, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat pergerakan pasar valuta asing sangat bergantung pada realisasi data ekonomi yang akan dirilis siang ini. Akankah rupiah benar-benar perkasa hingga penutupan pasar nanti? Kita tunggu kabar baik selanjutnya.
- Penulis: Hasanah Team
- Editor: redaksi hasanah.id




