Breaking News
Trending Tags

Makna Kirab Mahkota Binokasih, Dari Sumedang ke Bandung Bawa Filosofi Leluhur

  • account_circle anshori
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026 08:38 WIB
  • visibility 218
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mahkota yang dikenal dengan nama lengkap Binokasih Sanghyang Pake ini memiliki makna filosofis yang mendalam. Secara harfiah, nama tersebut mengandung arti kasih sayang yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Penjelasan lebih lanjut disampaikan oleh Luky Djohari Soemawilaya selaku Radya Anom Karaton Sumedang Larang. Ia menegaskan bahwa kirab ini bukan sekadar kegiatan seremonial atau arak-arakan benda berharga, melainkan sarana untuk menyampaikan nilai-nilai luhur kepada masyarakat.

Menurutnya, bentuk Mahkota Binokasih yang terdiri dari tiga tingkatan melambangkan konsep Tritangtu dalam budaya Sunda, yakni silih asah, silih asih, dan silih asuh. Konsep ini menggambarkan pentingnya saling belajar, saling mengasihi, dan saling membimbing dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kasih sayang harus dijadikan sumber tindakan karena dari kasih sayang melahirkan nilai gotong royong, toleransi, musyawarah, adil dan bijaksana,” jelas Luky, dikutip dari jabarprov.go.id, Selasa (5/5/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa esensi dari Mahkota Binokasih bukan terletak pada nilai materialnya, melainkan pada pesan moral yang dikandungnya. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat terus hidup dan diterapkan dalam kehidupan sosial masyarakat modern.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: anshori
expand_less